Fungsi Autoclave Dalam Proses Sterilisasi Alat dan Instrumen

Jual Autoclave Hirayama HV Series

Halo Sobat Lab! Pada kesempatan kali ini mimin ingin berbagi pengetahuan seputar alat laboratorium yaitu Autoclave atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Otoklaf, sobat lab udah pasti familiar ya dengan alat tersebut, atau? Sudah ada yang pernah operasikan alat tersebut di laboratoriumnya, yuk kita simak fungsi autoclave dalam proses sterilisasi alat dan instrumen

Oke, tanpa panjang lebar lagi mimin kasih penjelasannya. Pertama di laboratorium kalian pasti banyak kan alat-alat medis seperti: alat bedah, gelas/wadah eksperimen, alat/jarum suntik, sampel jaringa, dll pasti tidak lepas dari yang namanya bakteri, virus, spora dan jamur. Jenis mikroorganisme hidup tersebut yang timbul akibat pemakaian, pengujian, dan percobaan didalam ruang operasi atau laboratorium, nah disitulah peran Autoclave berada.

Mimin sudah merangkup informasi yang mungkin kalian butuhin untuk pengenalan autoclave lebih jauh

Daftar Isi: 
  1. Fungsi Autoclave
  2. Jenis-jenis Autoclave
  3. Proses Sterilisasi pada Autoclave
  4. Prosedur Standard penggunan Autoclave
  5. Bagian-bagian Autoclave
  6. Penutup

Fungsi Autoclave

Autoclave adalah alat pemanas tertutup yang digunakan untuk mensterilisasi bahan, alat, intrumen atau media dengan metode penguapan suhu bertekanan tinggi yang dilengkapi pengatur suhu dan waktu yang dapat disesuaikan untuk mendapatkan hasil atau tujuan tertentu.

Nah.. kalo dibaca dari penjelasan diatas lebih mirip panci presto di dapur mamak ya, hehe..

Yups betul sekali sobat lab, prinsip kerjanya hampir mirip seperti itu, kalau di dapur fungsi nya untuk melunakkan daging atau buat ketupat lebaran maka yang ini fungsinya biar alat-alat kerja kita jadi sterili lagi gitu.

Lanjut nih, mimin jelasin beberapa alat yang bisa di sterilisasi dengan autoclave

Alat/bahan yang dapat di sterilisasi

Erlenmeyer

Erlenmeyer

Erlenmeyer adalah alat laboratorium berbahan dasar kaca borosilikat yang tahan terhadap panas, berbentuk kerucut dengan leher silinder yang berfungsi untuk mengukur, mencampur dan menyimpan cairan. Dalam laboratorium mikrobiologi alat ini digunakan untuk membantu proses pembiakan mikroba.

Tabung Reaksi

Tabung Reaksi

Tabung Reaksi adalah alat uji kuantitatif yang berbahan dasar kaca atau plastic yang berfungsi untuk mencampur, menampung dan memanaskan bahan-bahan kimia barbentuk cair ataupun padat.

Cawan Petridish

Cawan Petridish

Cawan Petridish adalah wadah berbahan kaca atau plastic yang berfungsi untuk membiakkan sel serta sebagai media mengkultur bakteri, khamir, spora atau biji-bijian

Alat Bedah Medis

Alat Bedah seperti Pinset, Gunting, Pisau, Paku, dan jarum bedah yang digunakan sebagai alat pembedahan pada manusia dan hewan dalam dunia medis

Media Kultur Cair/Padat

Media Kultur Jaringan

Media adalah sebuah kultur jaringan yang berbentuk cair atau padat yang disterilkan untuk maksud atau tujuan tertentu

Jarum Tatto

Jarum Tatto yang dipakai untuk melukis atau membuat desain tato kulit yang dilakukan oleh seniman tato

Alat/bahan yang tidak dapat di sterilisasi

1. Bahan yang tidak tahan panas, yaitu serum, vitamin, antibiotic dll

2. Pelarut organik seperti fenol

3. Buffer dengan kandungan detergen

Nah sampai disini sudah sedikit ada gambaran ya dengan mesin satu ini, sekarang mimin jelasin lagi jenis-jenis autoclave yang ada dipasaran.

Jenis-jenis autoclave

Jenis-jenis autoclave dibedakan berdasarkan bagaimana udara dikeluarkan dari dalam autoclave selama proses sterilisasi berlangsung, yaitu  Gravity displacement, Pre-vacuum atau high vacuum, dan Steam-flush pressure-pulse.

Sekarang mimin jelasin rinciannya tentang jenis-jenis dari ketiga autoclave diatas:

Gravity displacement

Autoclave jenis ini dapat bekerja dengan cakupan suhu antara 121-134°C dengan membutuhkan waktu sekitar 10-30 menit. Prinsip kerjanya memanfaatkan gaya gravitasi yakni menekan udara yang berada pada ruang autoclave kebawah memanfaatkan berat masa udara yang ringan dengan menyemprotkan uap panas dari dinding atas autoclave dan mengeluarkannya melawati katup udara. Proses itulah yang membuat suhu dalam autoclave meningkat dan proses sterilisasi dilakukan

Pre-vacuum atau high vacuum

Berbeda dengan jenis autoclave diatas yang menggunakan daya gravitasi untuk proses peningkatan suhu, autoclave jenis ini menggunakan alat bantu pompa untuk mengevakuasi udara keluar dari ruang autoclave dan mengganti dengan uap panas yang di semprotkan langsung oleh pompa kemudia terjadilah proses sterilisasi. Dengan menggunakan autoclave jenis ini proses peningkatan suhu berlangsung lebih cepat selama 2-3 menit dengan suhu132-135°C

Steam-flush pressure-pulse

Untuk jenis ini penjelasannya lebih simpel, autoclave bekerja menggunakan uap dan dorongan tekanan diatas tekanan atmosfer dengan rangkaian berulang-ulang, proses sterilisasi ini memakan waktu tergantung dari banyak benda/alat yang disteriliasi

Fungsinya udah tau..jenis-jenisnya udah paham, sekarang mimin mau kasih tau lagi informasi bagaimana proses sterilisasi berlangsung di autoclave.

Proses sterilisasi pada Autoclave

Proses sterilisasi pada Autoclave memiliki tujuan untuk membunuh endospora pada bahan, alat, instumen atau media yang berada didalam tabung autoclave. Endospora adalah sel resisten yang diproduksi oleh bakteri dimana sel ini dapat tahan terhadap pemanasan, kekeringan, dan antibiotic. Endospora dapat dibunuh pada suhu 100°C yang merupakan titik didih air pada tekanan atmosfir normal.

Nah berarti alat-alat atau media itu gak boleh disteril sembarangan ya sobat, gak cukup cuma direbus pakai air mendidih atau dicuci pakai sabun wangi hehe..

Lanjut ya sob ketahapan sterilisasinya..

Tahapan sterlisasi memakan waktu 10-15 menit untuk bahan dan media, 15-20 menit untuk alat dan instument, tetapi secara keseluruhan waktu yang dibutuhkan hingga 2 jam dimulai dari waktu menaikkan suhu hingga tahap pendinginan.

Tahapan diatas juga bisa dilakukan lebih cepat atau lebih lama tergantung alat nya sendiri yang digunakan, makin canggih alat nya makin cepat pula proses sterilisasinya

Oke lanjut..

Penghitungan waktu sterilisasi dimulai pada saat suhu mencapai 121°C, pada saat itulah endospora dapat dibunuh dalam waktu 4-5 menit, akan tetapi jika semakin banyak alat yang disterilisasi semakin lama pula prosesnya dan memakan waktu 10-15 menit hingga mencapai suhu  121°C pada alat yang disteril.

Gimana dengan penjelasan-penjelasan mimin diatas, masih mau lanjut apa mau seduh kopi dulu??..hehe kalo mimin sih udah abis 3 gelas sambil ngetik ini…

Yang mau mimin bahas abis ini prinsip kerja nya autoclave karena kan udah tau fungsi dan jenisnya masa gak tau prinsip kerjanya.

Mimin kasih visualnya biar tambah afdol pemahamannya..

Prosedur Penggunaan Autoclave

Pada bagian ini mimin menjelaskan prosedur penggunaan autoclave tipe Hirayama HVE 50, dengan sumber daya listrik kapasitas tabung 50 liter

Ini penampakannya:

Proses ini pas mimin lagi lakuin instalasi dan training alat di Laboratoriumnya PT. Multielok Cosmetic, perusahaan yang biasa membuat produk-produk untuk bayi

Training dan instalasi Hirayama HVE-50 1

Training dan instalasi Hirayama HVE-50 2

1. Siapkan alat, instrument, bahan atau media yang akan disterilisasi

2. Gunakan Indicator tape for sterilization untuk memastikan alat yang akan disterilisasi mendapatkan hasil yang baik

Autoclave Tape

3. Nyalakan daya pada mesin dan pastikan katup pembuangan tetutup dengan rapat

4. Tambahkan air khusus sterilsasi sesuai garis indikator level

5. Keluarkan keranjang yang berada didalam tabung dan masukan alat, instrument, bahan atau media kedalam keranjang tersebut yang akan disterilisasi

6. Kemudian tutup penutup mesin autoclave hingga rapat dan kunci

7. Atur suhu hingga mencapai 121°C dan setel timer setidaknya sampai 15 menit

8. Tekan tombol start

9. Proses running pada autoclave terdapat 5 indikator, yaitu:

  • Heating, yaitu proses pemanasan air untuk menghasilkan uap panas
  • Sterilization, yaitu proses dimulainya sterilisasi setelah mencapai suhu 121°C
  • Cooling, yaitu proses penurunan suhu dari 121°C ke 96°C
  • Warming, yaitu indikator suhu dalam tabung sudah berada dibawah 96°C
  • Complete, yaitu proses sterilisasi telah selesai dan tekanan sudah pada level 0 psi

10. Setelah level tekanan berada pada 0 psi pintu penutup autoclave sudah bisa dibuka dengan aman

11. Gunakan sarung tangan anti panas untuk keamanan dari panas hasil sterilisasi

12. Hasil dari proses sterilisasi yang baik akan ditunjukan pada Indicator tape for sterilization yang berwarna hitam bergaris

Autoclave Tape Before-after

Nb: Hasil yang baik ditunjukan pada tape yang bergaris.

Untuk alat yang didemoin diatas bisa sobat liat spek lengkap nya disini: Hirayama HVE-50 atau kalo mau pesen juga boleh langsung Call/WA mimin di 08118135828. Barangnya selalu ready stock ya di gudang mimin jadi kalo sobat butuh urgent gk pelu inden lagi lama-lama.

Udah ah jualannya lanjut ke materi lagi..

Sekarang rincian dan fungsi dari bagian-bagian autoclave Hirayama hve-50 tadi

Bagian-bagian Autoclave

Bagian-bagian autoclave hirayama hve-50

1. Kabel Power

Berfungsi menghubungkan mesin autoclave dengan sumber catu daya

2. Lid Cover

3. Panel Operasi (Operation Switch)

Tombol antar muka untuk mengatur suhu, waktu, mode dan proses sterilisasi

4. Panel Layar (Display)

Layar penampil waktu, suhu, proses sterilisasi dan mode yang dipilih

5. Lid Handle

Gagang pembuka dan penutup pintu

6. Lid Open/Close

7. Katup Penguapan (Fine Exchaust Knob)

Berfungsi untuk menurunkan suhu didalam ruang autoclave

8. Layar Tekanan (Pressure Gauge)

Sebagai penunjuk tekanan dalam ruang autoclave

9. Exhaust Bottle

Sebagai media penampung air selama proses sterilisasi

10. Kaki atau penyangga (Caster)

11. Magnet page

Magnet elektrik yang berfungsi pengunci pintu pada autoclave

12. Lid

13. Keranjang (Chamber)

Untuk menempatkan bahan dan alat untuk disterilkan

14. Ventilasi (Vent Hole)

Sebagai saluran pembuangan selama proses sterilisasi

15. Pegangan samping

Untuk mengangkat atau memindahkan mesin autoclave

16. Panel Utama on/off

Tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin

17. Corner plate

18. Breaker

19. Drain Port

20. Exhaust Port

Penutup

Hadeh cape juga ngetik 1600-an kata dan gak berasa udah ngabisin kopi yang kelima gelas :D, tapi gpp yang penting sobat lab semua bisa dengan jelas dan paham informasi yang mimin kasih di artikel ini.

Akhir kata kalo sobat mau bertanya atau berkonsultasi seputar Autoclave bisa tanya langsung ke mimin atau kalo sobat lagi cari alat untuk kebutuhan laboratorium nya mimin kasih link katalog produknya, mimin bisa sediain alat autoclave dari ukuran paling kecil sampai yang paling besar. Sampai jumpa di artikel mimin selanjutnya..

 

Salam

Mimin